Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Ditpolairud – Selain dituntut menjaga Sitkamtibmas agar tetap kondusif disuatu wilayah, kepolisian juga harus memiliki keahlian khusus untuk menunjang tugasnya di lapangan sehingga lebih dekat hubungannya dengan masyarakat.

Salah satunya melalui guru bantu. Guru bantu merupakan terobosan kreatif Ditpolairud untuk ikut mencerdaskan generasi bangsa dan melakukan pendekatan terhadap masyarakat.

Seperti yang dilakukan Ipda Slamet Widodo menjadi guru pendamping praktek lapangan pelajar SMK Ambarwati di kebun Bapak Amet Jl. HM. Arsyad KM. 16 Sampit, Kab. Kotim, Kamis (28/02/2019) pagi.

Perwira yang sehari-hari bertugas sebagai Kanit provos ini memang dikenal sebagai lulusan serjana olahraga, yang memiliki segudang keahlian baik bidang olahraga, perkebunan maupun berternak. Oleh karenanya dengan keahlian yang dimiliki, Slamet dengan semangat memberikan ilmunya melalui guru bantu kepada pelajar yang menjadi binaan Ditpolairud yaitu SMK Ambarwati yang berlokasi di seberang sungai kantor Ditpolairud Polda Kalteng.

“Memiliki keahlian dalam bidang seperti ini merupakan anugerah yang tiada duanya, karena ilmu yang saya punya bisa saya tularkan kepada anak-anak ini, sehingga bermanfaat untuk mereka baik saat ini maupun dimasa yang akan datang,” ujar Ipda Slamet Widodo ketika sedang memberikan pembekalan praktek lapangan kepada para pelajar.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama satu bulan kedepan dan akan terus dibimbing oleh Ipda Slamet Widodo.

“Disamping melaksanakan tugas sehari-hari, saya akan menyisahkan waktu untuk memantau kegiatan para pelajar ini, karena akan ada evaluasi khusus untuk menilai hasil praktek mereka nanti,” tandasnya. (Arif/Sam)

http://tribratanews.kalteng.polri.go.id/jadi-guru-bantu-personel-ditpolairud-dampingi-pelajar-smk-ambarwati-praktek-lapangan/